SEANDAINYA...
Sempat tak terfikirkan tak pernah terbayangkan
Jalan bayang semu tak beranggap fatamorgana
Kilau cahaya silau gemerlap menatap
Sentuhan yg menikung sempat berbalik simpul
Dan entah sejak kapan mulai mencintai dengan cara menulis
Goretan indah yg menyejukan sebuah sentuhan lembut
Nan hangat mendekap erat sejenak menghampiri
Dan entah sejak kapan mulai terfikirkan arahnya
Sebuah coretan yg tak bermakna tak berarti apa-apa mungkin seperti sampah
Sebuah goretan yg tak pernah mengandung apa-apa mungkin hanya sebuah ilusi semata
Adalah sebuah pancaran yg memancarkan alur kilau
Adalah sebuah apresiasi yg menghasilkan ilustrasi
Tak pernah terbayangkan latar hitam tak terlihat
Dan terhanyut masuk perlahan dalam sebuah pintu ilusi cerita
Seperti kaset yg sudah dirancang sedang diputar
Khayalan tak terbayangkan semu semata
Entahlah apakah harus senang atau harus bersikap datar
Layaknya kaca yg tak berbicara apa-apa hanya memancarkan saja
Entahlah apakah harus bersikap biasa atau bersikap lain
Layaknya dimensi yg berbeda terlihat memantulkan
Rabu, 26 Desember 2012
Langganan:
Postingan (Atom)